Showing posts with label Sistem Komputer. Show all posts
Showing posts with label Sistem Komputer. Show all posts

Cara Menghitung Bilangan Komplemen r

Rangkaian Digital "Komplemen R dan R-1"

, - Sebelumnya kita sudah membahas bersama sama dalam materi "Konversi bilangan biner", nah pada kali ini kita akan lanjut untuk membahas materi yang bernama"Komplemen". dan menurut versi saya dalam memahami seperti apa komplemen, komplemen itu sama saja dengan bilangan biner ( 0 dan 1 ) dan komplemen itu sendiri hanya mengoperasikan pengurangan saja dengan berbagai macam mensubstitusikan dengan diberi nama "komplemen 1 dan komplemen 2".

Baik agar kita lebih mendalamnya, alangkah baiknya kita sama - sama memahaminya berikut penjelesan dibawah ini :

KOMPLEMEN
Komplemen digunakan dalam komputer digital untuk menyederhanakan operasi pengurangan ( subtraction ) dan untuk memanipulasi logika. Ada 2 tipe komplemen untuk setiap sistem bilangan basis-r yakni, "komplemen r & komplemen r-1". Jika harga tersebut disubstitusikan, dua tipe tersebut akan diberi nama "komplemen 2 dan komplemen 1" untuk bilangan biner atau "komplemen 10 dan komplemen 9" untuk bilangan desimal.

Komplemen r
Suatu bilangan positif N dalam basis - r dengan bilangan bulat sebanyak n digit, maka komplemen r dari N dapat didefinisikan sebagai Rn - N untuk N # 0 dan 0 untuk N = 0.
Contoh - contoh berikut ini akan memperjelas definisi diatas :



Contoh : 

Pengurangan dengan Komplemen r 
Pengurangan dua bilangan positif ( M - N ) yang keduannya mempunyai basis yang sama ( r ), dapat dilakukan dengan prosedur berikut : 
1. Jumlahkan bilangan yang dikurangi ( M ) dengan komplemen r dari pengurangan ( N ).
2. Lihat hasil dari step 1 untuk sebuah end carry ( limpahan akhir )
    ➥ a. Jika terjadi end carry abaikan itu.
    ➥ b. Jika tidak terjadi end carry maka hasil pengurangannya adalah komplemen dari hasil step 1                 dan tambahkan tanda negatif ( - ) didepannya.

Contoh : 
( 3216 ) = 1043216.      ↓
  H = 4
( 21,75 )0 → N = 2.
K → 106 - 21,75
78.25 → ( 101100 ) → 100000 - 101100 = 0010100.
Contoh :
1101 - 1010 = 10011 → N = 0 → 20 = 1.
Contoh :
10000 - 1010 = 001100 = 16.
Contoh : 
0,011 → 1 - 0,011 ( 1,000 - 0,011 = 0, 1010000 ).
Mengurangi Komplemen 10 kurangkan 72532 - 3250 :


Contoh : 
Gunakan komplemen 2 untuk menunjukkan pengurangan ( M - N ) dari bilangan biner :



Komplemen ( r - 1 )
Suatu bilangan N pada basis r dengan bagian bilangan bulat sebanyak N digit dan bagian pecahan M digit, maka komplemen ( r - 1 ) dari N didefinisikan sebagai rn - r-m - N.
Contoh - contoh secara numerik dapat diberikan sebagai berikut :



Pengurangan dengan komplemen ( r - 1 )
Pengurangan M - N, keduanya adalah bilangan positif dengan basis r, dapat dihitung dengan prosedur berikut :
1. Tambahkan bilangan yang dikurangi M dengan komplemen ( r - 1 ) dari pengurang N
2. Lihat hasil dari step 1 untuk end - carry nya.
Jika terjadi end carry, tambahkan 1 ke digit paling rendah ( end - ground carry ). dan jika terjadi end - carry, ambil komplemen ( r -1 ) dari bilangan yang dihasilkan oleh step 1 dan tuliskan tanda negatif ( - ) didepannya.

Contoh :
Menggunakan komplemen 9 kurangkan 72532 - 3250.

                                                                                  

Gunakan komplenen 1 untuk menunjukkan pengurangan ( M - N ) dari bilangan biner :

                                                                                        
Baca Juga :                      
                      

Seperti itu pembahasan mengenai perhitungan dari Cara Menghitung Bilangan Komplemen R, Jika kalian ( Pembaca ) ada yang kurang paham / mempunyai pendapat yang berbeda dalam mengenai perhitungan dari , Silahkan masukkan komentar dibawah ini mengenai pengertian diatas. "Hatur Nuhun".

Cara menghitung Penjumlahan bilangan biner dan Pengurangan bilangan biner pada Operasi Aritmatika

 - Seperti kita ketahui, Operasi Aritmatika dengan bilangan berbasis - R mempunyai aturan yang sama dengan sistem desimal, seperti halnya desimal, bilangan biner dapat ditambahkan, dikurangi, dikalikan dan dibagi. Karena bilangan biner ini hanya memmpunyai 2 komponen ( 0 & 1 ) maka operasi aritmatika dapat kita lakukan dengan lebih singkat dan sederhana. dan sebenarnya semua operasi aritmatika didasarkan pada sistem penjumlahan.

Berikut ini kami akan memberikan contoh penjumlahan biner pada operasi aritmatika dibawah ini :


A. Penjumlahan Biner







Penjumlahan bilangan biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit - digit yang mempunyai signifikasi sama ditempatkan pada kolom yang sama. Digit - digit ini kemudian dijumlahkan dan jika dijumlahkan lebih besar dari bilangan basisnya (10 untuk desimal, 2 mm biner ), maka ada bilangan yang disimpan. Bilangan yang disimpan ini kemudian dijumlahkan dengan digit disebelah kirinya, dan seterusnya. Dalam penjumlahan bilangan biner, penyimpanan akan terjadi jika jumlah dari dua digit yang dijumlahkan adalah 2.

Berikut ini adalah aturan dasar untuk penjumlahan pada system bilangan biner :




Tabel berikut ini menunjukkan perbandingan antara penjumlahan pada sistem bilangan desimal dan sistem bilangan desimal dan sistem bilangan desimal dan sistem bilangan binner, yaitu 823(10) + 238(10) dan 11001(2) + 11011(2). Penjumlahan desimal.



Penjelasan :

Kolom satuan : 1 + 1 = 0, simpan 1
Kolom 2 - an : 0 + 1 + 1, yang disimpan = 0 + 1 + = 0, simpan 1
Kolom 4 -an : 0 + 0 +, yang disimpan = 0 + 0 + 1 + 1
Kolom 8 - an : 1 + 1 = 0, simpan 1
Kolom 16 - an : 1 + 1 +, yang disimpan = 1 + 1 + 1 = 0, simpan 1
Kolom 32 - an : yang disimpan 1 = 1

Jika lebih dari 2 digit biner dijumlahkan, ada kemungkinan yang disimpan besar dari 1. sebagai berikut :

1 + 1 = 0
1 + 1 + 1 =1, simpan 1.

Contoh berikut menunjukan penjumlahan dengan penyimpanan lebih besar dari 1.

1 + 1 + 1 + 1 = ( 1 + 1 ) + ( 1 + 1 )
                      = ( 0 simpan 1 ) + ( o simpan 1 )
                      = ( 0 simpan 2 )

1 + 1 + 1 + 1 + 1 = 1 + ( 1 + 1 ) + ( 1 + 1 )
                            = 1 simpan 2.


B. Pengurangan Biner

Jika kita mengurangkan bilangan, kadang kita harus meminjam dari bit yang lebih tinggi. Pinjam ( borrow ) ini dibutuhkan jika kita mengurangkan 0 dengan 1. Dalam hal ini, jika 1 dipinjam dari bit berikutnya maka akan timbul 102 pada baris yang dikurangi, contoh - contoh disamping ini menggambarkan sistem dibawah ini :



Pada bagian ini hanya akan ditinjau pengurangan - pengurangan bilangan biner yang memberikan positif. dalam hal ini metode yang digunakan adalah sama dengan metode yang digunakan untuk pengurangan pada bilangan desimal dalam pengurangan bilangan biner. jika perlu, maka dapat dipinjam 1 dari kolom disebelah kirinya, yaitu kolom yang mempunyai derajat lebih tinggi.

Aturan umum untuk pengurangan pada bilangan biner pada operasi aritmatika adalah sebagai berikut :

0 - 0 = 0
1 - 0 = 1
1 - 1 = 0
0 - 1 = 1, pinjam 1.

- Contoh : 

Kurangilah 11112
dengan 01012

- Penyelesaian : 

Susunlah 2 bilangan ke dalam kolom sbb :



Secara rinci, dimulai dari posisi paling kanan ( 20 = 1 )

Kolom 20 = 1 - 1 = 0
Kolom 21 = 1 - 0 = 1
Kolom 22 = 1 - 1 = 0
Kolom 23 = 1 - 0 = 1
Sehingga, 111(2) - 010(2) = 1010(2)

- Contoh : 

Kurangilah 1100(2) dengan 1010(2)

- Penyelesaian =

Secara lebih terinci, dimulai dari ( 20 = 1 )

Kolom 20 = 0 - 0 = 0
Kolom 21 = 0 - 1 = 1

Dalam kasus ini, kita harus meminjam 1 dari bit pada kolom 22 karena datang dari kolom 23. maka nilainya 2 kali nilai pada kolom 2 - sehingga, 1 ( bernilai 23 ) - ( bernilai 21 ).
Bila meminjam 1 dari kolom disebelah kiri maka berlaku aturan umum 1 - 1 - 1
Kolom 22 = 0 - 0 -0
Nilai 1 dari kolom 2 diubah menjadi nol karena sudah dipinjam seperti yang ditunjukan dengan anak panah kolom 22 = 1 - 1 = 0
Sehingga, 11002 - 10102 = 00102.


Baca Juga : 
                     

Seperti itu pembahasan mengenai penjelasan dari Contoh Operasi Aritmatika Bilangan Biner , Jika kalian ( Pembaca ) ada yang kurang paham / mempunyai pendapat yang berbeda dalam mengenai pemahaman dari penjelasan dari Silahkan masukkan komentar dibawah ini mengenai pengertian diatas. "Hatur Nuhun".

Pengertian Sistem Bilangan Dan Konversi Bilangan

 - Kebanyakan orang mengerti bila mengatakan bahwa kita mempunyai 9 poin emas. Angka 9 merupakan bagian dari sistem bilangan desimal yang kita gunakan setiap hari. Tetapi peralatan elektronika kita menggunakan suatu sistem bilangan "Asing" yang disebut Binner. Komputer digital dan sistem yang berdasarkan microprocessor menggunakan sistem angka asing lain yang Hexadecimal. Setiap orang yang bekerja dibidang elektronika harus mengetahui bagaimana mengubah bilangan - bilangan dari sistem bilangan desimal ke binner dan dari binner ke bilangan desimal yang sering dipakai. Anda akan dapat juga mengubah sistem bilangan binner kebilangan hexadecimal. Serta sistem bilangan desimal ke hexadecimal. Sistem komputer yang lain menggunakan sistem bilangan oktal anda akan mempelajari membuat conversi bilangan binner, oktal, dan hexadecimal.


Berikut ini uraian pembahasan tentang sistem bilangan dan konversi bilangan yang kami berikan pada materi ini :

A. Sistem Bilangan Decimal

Sebelum mempelajari dengan bilangan binner, ada baiknya mengetahui tentang system bilangan yang umum dipakai, yaitu ( desimal, bilangan, basic 10 ).



Untuk menghitung suatu bilangan desimal, dari nilai yang terkecil ( yang paling kanan ). Pada basis 10, maka kalikan nilai paling kanan dengan 10dan ditambah dengan nilai di kiri  yang dikalikan dengan 101, Dst.
Untuk bilangan yang dibelakang "Koma", bilangan digunakan 101, 102, Dst.
- Contoh : 1, 2, 4, 3 = ( 1x103 ) + ( 2x102) + ( 4x101 ) + ( 3x100 ) = 1000 + 200 + 40 + 3 = 1243.

Sistem bilangan desimal yang mempunyai komponen 0 sampai 9
- Contoh :  Bilangan desimal " 7392 " mewakili suatu persamaan penjumlahan dari : ( 7 ribuan + 3 ratusan + 9 puluhan + 2 satuan ).
Ribuan, ratusan, puluhan dan satuan merupakan pemangkatan dari 10 yang menunjukkan posisi dari koefisien - koefisien : " 7392 " = ( 7x103 ) + ( 3x102 ) + ( 9x101 ) + ( 2x100).
➤ Secara umum = a3. a2, a1, a0, a-1, a-2, a-3.
Atau dioperasikan sebagai berikut :

= ( a3.103 ) + ( a2.102 ) + ( a1.101 ) + ( a0.100 ) + ( a-1.10-1 ) + ( a-2.10-2 ) + ( a-3.10-3 )
                                                                            ⇓
   ( a3.R3 ) + ( a2.R2 ) + ( a1.R1 ) + ( a0.R0 ) + ( a-1.R-1 ) + ( a-2.R-2 ) + ( a-3.R-3 ) ..... N.

B. Sistem Bilangan Basis Bilangan




Definisi : 
1. Bil.  Biner : Bilangan dasar yang dipakai untuk memanipulasi data pada hardware.
2. Bil. Oktal : Bilangan ini dipakai pada sipemograman untuk komputer generasi awal.
3. Bil. Desimal : Bilangan yang setiap hari kita pakai.
4. Bil. Hexadecimal : Bilangan yang dipakai untuk memanipulasi data pada software operasi microprocessor saat ini.

C. Konversi Bilangan Desimal Ke Bilangan Lain



Maka  : ( 41) = ( a5, a4, a3, a2, a1, a0 )2 = ( 101001 )2.

Sisa 1 = 1
     Sisa 0 = 0
Konversikan bilangan desimal 41 ke bil.biner  ( bil.berbasis 2 ) menggunakan sistem sisa.

D. Bilangan Hexadecimal

Bilangan heksadesimal biasa disebut bilangan basis 16, artinya ada 16 simbol yang mewakili bilangan ini.

# Tabel berikut menunjukkan konversi bilangan hexadecimal.


Untuk konversi bilangan biner ke hexadecimal, perhatikan contoh berikut : 

= ( 10110  1010 1001 0010 2 ). 
= 0001 0110 1010 1001 0010
16A92.

Jadi, Bilangan biner : 10110101010010010 = 16A92. Penulisan bilangan hexadecimal biasa juga ditambahkan dengan karakter "ox" didepannya. Nilai 254316 sama nilainya dengan 0x2543.

E. Bilangan Oktal

Bilangan oktal disebut bilangan basis 8, artinya ada 8 simbol yang mewakili bilangan ini.

# Tabel berikut menunjukkan konversi bilangan oktal.



Untuk konversi bilangan biner ke oktal, perhatikan contoh berikut :

101101010100100102 =  010 110 101 010 010 010 = 2652228.
Jadi, Bil. biner 10110101010010010 sama dengan bilangan ( Oktal 265222 ).

F. Sandi Biner

Sandi biner BCD adalah Sandi yang mengkonversi bilangan desimal langsung kebilangan binernya. sehingga jumlah sandi BCD/10, sesuai dengan jumlah simbol pada desimal.

# Perhatikan contoh berikut :


- Contoh : 197 Sandi BCDnya adalah : 0001 1001 0111.

Sandi 2421 hampir sama dengan 8421, terutama untuk bilangan desimal 0 sampai 4 tetapi sandi berikutnya merupakan pencerminan yang dinversi.

# Perhatikan tabel berikut :


Perhatikan sandi desimal S. sandi tersebut merupakan cermin dari sandi 4 desimal, tetapi logikanya diinversi begitu pula pada sandi desimal 6 yang merupakan cermin dari sandi desimal 3 yang diinversi dsb.
- Contoh : 37810 Sandi 2421nya adalah : 0011 1101 1110.


➜ ASCII singkatan dari " American Standart Code For Informasi Interchange ". standart yang digunakan pada industri untuk mengkodekan huruf, angka, dan karakter - karakter lain pada tabel ASCII dibagi menjadi 3 seksi :

a.) Kode system tak tercetak ( Non Printable System Codes ) antara 0 - 31
b.) ASCII lebih rendah ( Lower ASCII ), antara 32-137. Diambil dari kode sebelum ASCII digunakan. yaitu sistem american ADP, sistem yang bekerja pada 7 bit biner.
c.) ASCII lebih tinggi ( Higher ASCII ), antara 128-255 Bag. ini dari dapat diprogram, sehingga dapat mengubah karakter.

Seperti itu pembahasan mengenai pengertian dari Sistem Bilangan Dan Konversi Bilangan, Jika kalian ( Pembaca ) ada yang kurang paham / mempunyai pendapat yang berbeda dalam mengenai pemahaman dari pengertian dari, Silahkan masukkan komentar dibawah ini mengenai pengertian diatas. "Hatur Nuhun".

Apa Itu Memory Eksternal Magnetik Disk Pada Komputer

Penyimpanan Memory eksternal magnetik disk pada komputer

 - Seperti kita ketahui, jika kita telah menciptakan sesuatu atau membuat sebuah program, dokumentasi, pekerjaan dan masih banyak lainnya, pasti kita diharuskan untuk menyimpan hasil pekerjaan kita tersebut pada sebuah komputer agar bisa dilanjutkan kembali ataupun menyimpan data - data penting agar tidak lupa dan hilang. Maka dari itu diperlukan sebuah memory penyimpanan pada komputer, seperti contoh : "Memory eksternal magnetik disk", lantas apa itu memory eksternal magnetik disk pada sebuah komputer ?

Berikut ini saya akan menjelaskan "memory eksternal" yang termasuk magnestik disk, yaitu Floppy disk ( disket ), Harddisk model IDE dan harddsik model SCSI.

1.) Floppy Disk ( Disket )

Dengan berkembangnya komputer pribadi maka diperlukan media untuk medistribusikan software maupun  pertukaran data. Solusinya ditemukannya disket atau floppy disk oleh IBM ( Internasional business machine ).

Lalu seperti apa karakteristik dari sebuah disket ? 
Karakteristik disket adalah head menyentuh permukaan disk saat membaca ataupun menulis. Hal ini menyebabkan disket tidak tahan lama dan sering rusak. Untuk mengurangi kerusakan atau aus pada disket, dibuatkan "mekanisme, penarikan head dan mengentikan rotasi disk" ketika head tidak melakukan operasi baca dan tulis. Namun akibatnya waktu akses disket cukup lama.

2.) IDE Disk ( Harddisk )

Saat IBM mengembangkan PCXT, menggunakan sebuah harddisk Seagate 10 MB untuk menyimpan program maupun data. Harddisk ini memiliki 4 Head, 306 Silinder dan 17 Sector pertrack, dicontrol oleh pengontrol disk. X EBEC pada sebuh kartu Plug - In.



Teknologi yang berkembang pesat menjadikan pengontrol disk yang sebelumnya terpisah menjadi satu paket terinstegrasi, diawali dengan teknologi drive IDE ( Integrated Drive Electronics ) pada pertengahan tahun 1980. Teknologi saat itu IDE hanya mampu menangani disk berkapasitas maksimal 528 Mb dan mengontrol 2 Disk. Seiring kebutuhan memory berkembang teknologi yang mampu menangani disk berkapasitas besar. IDE berkembang menjadi EIDE ( Extended Integrated Drive Elektronics ) yang mampu menangani harddisk lebih dari 528 MB dan mendukung pengamatan LBA ( Logical Block Addressing ), yaitu metode pengalamatan yang hanya memberi nomer pada sector - sector mulai dari 0 hingga maksimal 224 - 1. Metode ini mengharuskan pengontrol mampu mengkonversi alamat - alamat LBA menjadi alamat head, sektor dan silinder. Peningkatan kinerja lainnya adalah kecepatan transfer yang lebih tinggi, mampu mengontrol 4 disk, mampu mengontrol drive CD - ROM, mampu mengontrol drive CD - ROM.

3.) SCSI Disk ( Harddisk ) 



Disk SCSI ( Small Computer System interface ) mirip dengan IDE dalam hal organisasi pengalamatannya. Perbedaan pada piranati antar mukanya yang mampu mentrasnfer data dalam kecepatan tinggi. versi SCSI terlihat pada tabel dibawah ini :

" Versi Disk SCSI "

NamaData BirtsBus MHZ
MB / DET
SCSI - 1855
Fast SCSI81010
Wide Fast SCSI161020
Ultra SCSI82020
Wide Ultra SCSI162040
Ultra - 2 SCSI84040
Wide Ultra 2 SCSI164080


Karena kecepatan transfernya tinggi, disk ini merupakan standar bagi komputer UNIX dari sun microsystem, HP, SGI, Machintos, Intel terutama komputer - komputer server jaringan dan vendor - vendor lainnya. SCSI sebenarnya lebih dari sekedar piranti antarmuka harddisk. SCSI adalah sebuah bus karena SCSI mampu sebagai pengontrol hingga 7 peralatan seperti : Harddisk, CD - ROM, Rekorder, CD, Scanner dan peralatan lainnya. masing - masing peralatan memiliki ID  unik sebagai media pengenalan oleh SCSI.

4.) RAID ( Redudant Array Of Inexpensive / Independent Disk )


Raid adalah suatu sistem yang terbentuk dari beberapa harddisk / drive yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer dengan menggunakan cara redudansi ( Penumpukan ) data dan meningkatan kendalan kinerja I / 0 dari harddisk.

Lalu, ada beberapa jenis dari RAID yaitu 0 s/d RAID 6.

RAID 0 ( Mode Striping )
Pada RAID 0 ini membutuhkan minimal 2 harddisk yang digunakan. Sebenarnya RAID 0 ini belum bisa dikatakan sebagai RAID karena tidak ada harddisk yang berfungsi sebagai koneksi errornya. Prinsip dari RAID 0 adalah menggabungkan kapasitas harrdisk satu dengan yang lainnya secara logika hanya terlihat satu harddisk yang terbaca pada komputer dengan berkapasitas besar data yang ditulis pada harddisk tersebut terbagi atas fragment - fragment, dimana fragment - fragment tersebut disebar seluruh harddisk. ada keuntungan dan kekurangan dari pembentukan RAID 0 ini.

Berikut ini keuntungannya ialah :
Memungkinkan kita untuk menghemat biaya dan juga dapat membuat harddisk dalam kapasitas yang besar yang belum ada dipasaran. sebagai contoh : kita memerlukan harddisk dalam kapasitas besar yakni STB. sedangkan dipasaran sekarang harddisk dalam kapasitas tersebut belum tersedia. Jika adapun akan dibandrol dengan harga yang sangat mahal. Kita dapat mengakalinya untuk membuat harddisk STB yakni dengan menggunakan prinsip dari RAID 0 ini.

Seperti itu pembahasan mengenai pengertian dari
 Memory Eksternal Magnetik Disk Pada Komputer, Jika kalian ( Pembaca ) ada yang kurang paham / mempunyai pendapat yang berbeda dalam mengenai pemahaman dari pengertian dari , Silahkan masukkan komentar dibawah ini mengenai pengertian diatas. "Hatur Nuhun".

Pengertian organisasi komputer dengan arsitektur komputer

 - Seperti kita ketahui, komputer merupakan alat untuk mengolah data dan memproses data menurut perintah yang telah dirumuskan. Komputer berasaal fari kata to compute yang artinya menghitung. Jadi komputer adalah suatu peralatan elektronik yang digunakan untuk perhitungan, tetapi karena perkembangan teknologi komputer saat ini begitu pesat, komputer tidak lagi hanya berperan sebagai mesin hitung tetapi sudah mempunyai berbagai macam fungsi untuk mempermudah dan membantu kerja manusia. Saat ini komputer memiliki komputer yang lebih dari sekedar perhitungan matematika biasa.

Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum terdiri dari komponen - komponen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.
Komputer terdiri dari 3 komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu :

1.) Hardware ( perangkat keras )
Merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan rasakan. Hardware terdiri dari : Input / Output device ( I/O Device ), Storage Device ( perangkat penyimpanan ), Monitor / Screen, Casing Unit, Central Processing Unit ( CPU ).

2.) Software ( perangkat lunak )
Merupakan program yang berisi perintah - perintah untuk melakukan proses tertentu. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer. Software terdiri dari beberapa jenis, yaitu : Sistem Operasi, Program Utility, Program Aplikasi, Program paket, Bahasa Pemograman.

3.) Brainware ( User )
Adalah personil - personil yang terlibat langsung dalam pemakaian komputer, seperti sistem analist, programmer, operator, user,  dll.

Perbedaan utama antara organisasi komputer dengan arsitektur komputer :

A. Organisasi Komputer 
➝ Bagian yang terkait erat dengan unit - unit operasional.
Contoh : Teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memory, dan sinyal -sinyal kontrol.

B. Arsitektur komputer
Atribut - atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer.
Contoh  Set intruksi, aritmatika yang digunakan, teknik pengamatan.

C. Mekanisme I / O :

Perbedaan antara arsitektur dan organisasi, pabrik komputer menawarkan sekelompok model komputer, yang semuanya memiliki arsitektur yang sama tetapi dengan organisasi yang berbeda.

➤ Akibatnya, model - model yang berbeda akan memiliki harga dan karakteristik kinerja yang berbeda. Selain itu suatu arsitektur dapat bertahan selama bertahun - tahun dan meliputi sejumlah model komputer yang berbeda, namun organisasinya dapat berubah - ubah sesuai seiring dengan perkembangan teknologi.

Komputer merupakan sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (procces) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan dimemori komputer.



Gambar :


Input device merupakan alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintance input dari luar system, dan dapat berupa signal input atau maintenace input. Mouse, keyboard, joystick merupakan perangkat - perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam komputer. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan kedalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan, sehingga alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program.

Output device merupakan hasil dari pemrosesan yang terdiri tulisan, image,suara dan bentuk lainnya yang dapat dibaca oleh mesin. Beberapa contoh output device antara lain adalah, monitor, speaker, printer, LCD Projector dll.

CPU ( Central Processing Unit ) merupakan tempat mengelola dan memproses instruksi program. Di dalam CPU terdapat 3 bagian utama yang akan mengontrol kegiatan - kegiatan sistem komputer yaitu unit kendali ( control unit ), dan Arithmatic Logical Unit ( ALU ), dan internal memory.

D. Komponen struktur CPU :

- Control Unit ( CU ) adalah bagian CPU yang bertugas  mengatur dan mengendalikan semua proses yang dilakukan oleh komputer sesuai dengan program atau instruksi yang diberikan kepadanya.
- Arithmatic Logical Unit ( ALU ) bertugas untuk melakukan perhitungan - perhitungan serta membentuk fungsi - fungsi pengolahan data pada komputer.
- Register berfungsi sebagai penyimpanan internal bagi CPU.
- CPU interconnection berfungsi menghubungkan seluruh bagian dari CPU.
- Internal Memory adalah tempat penyimpanan data atau program yang sedang diproses oleh komputer. Penyimpanan data diinternal memory ini bersifat sementara, artinya bila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.
- RAM ( Random Access Memory ) ialah semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu dimemori utama, khususnya RAM yang dapat diakses secara acak ( dapat diisi, ditulis, diambil, atau dihapus isinya ) oleh perogram. Agar data yang kita buat tidak dapat hilang pada saat komputer dimatikan, maka diperlukan media penyimpanan eksternal, seperti Disket, Harddisk, PCMCIA card dan lain - lain.
- ROM ( Read Only Memory ) hanya dapat dibaca sehingga pemograman tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program - program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur kontrol tertentu. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada diROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada diunit sistem dan perintah untuk menampilkan pesan dilayar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aturan listrik.

Seperti itu pembahasan mengenai Organisasi Komputer Dengan Arsitektur Komputer,  Jika kalian ( Pembaca ) ada yang kurang paham / mempunyai pendapat yang berbeda dalam mengenai pemahaman dari , Silahkan masukkan komentar dibawah ini mengenai pengertian diatas. "Hatur Nuhun".